PEROMPAK ASAL SOMALIA MINTA TEBUSAN DARI KAPAL TANKER YANG DI BAJAK

bajak laut terkenal

AGEN POKER – Kelompok perompak bersenjata di lepas pantai Somalia, yang membajak sebuah kapal tanker minyak dengan delapan awak Sri Lanka di dalamnya, menuntut uang tebusan bagi pembebasan kapal.

DEWA POKER – Hal ini disampaikan oleh pasukan Angkatan Laut Uni Eropa (EU Navfor). Para perompak merebut tanker Aris 13 berbendera Comoros, Senin 13 Maret, menjadi pembajakan kali pertama di wilayah itu sendiri sejak 2012.

TEXAS POKER – “Angkatan Laut Uni Eropa telah menerima respon positif dari nahkoda Aris 13, bahwa kapal dan krunya saat ini sedang ditawan oleh sejumlah tersangka perompak bersenjata di sebuah pelabuhan di lepas pantai utara Puntland, dekat Alula,” kata pasukan itu dalam sebuah pernyataan.

POKER ONLINE – Puntland adalah wilayah semi-otonom di utara Somalia. Alula merupakan sebuah kota pelabuhan di sana, di mana bajak laut telah mengambil alih tanker itu.

JUDI POKER – EU Navfor mengatakan segera menindak lanjuti kasus itu setelah menerima peringatan dari pembajakan kapal, mereka mengirim pesawat patroli dari pangkalan Djibouti berupaya melakukan kontak radio dengan kapal. Pada Selasa malam, kantor pusat di London dapat menghubungi nakhoda kapal melalui jaringan telepon.

“Nakhoda menegaskan bahwa orang-orang bersenjata berada di kapal dan mereka menuntut uang tebusan bagi pembebasan kapal. Angkatan Laut Uni Eropa kini telah memberi informasi mengenai kejadian tersebut ke pemilik kapal,” kata EU Navfor.

Aris 13 berbobot mati 1.800 ton dimiliki oleh perusahaan asal Panama, Armi Shipping, dan dikelola oleh Aurora Ship Management di Uni Emirat Arab, menurut situs data pengapalan Equasis, yang dikelola kementerian transportasi Prancis.

Di aksi mereka pada 2011, perompak Somalia meluncurkan 237 serangan di lepas pantai Somalia, menurut data dari Biro Maritim Internasional yang menunjukkan, para lanun menahan ratusan sandera.

Di tahun itu, kelompok bantuan Oceans Beyond Piracy memperkirakan pembajakan global memakan biaya sekitar USD7 miliar. Industri pelayaran menanggung sekitar 80 persen dari biaya tersebut, analisis kelompok itu menunjukkan.

Namun serangan menurun tajam setelah pemilik kapal memperketat keamanan dan kapal-kapal perang berpatroli lebih jauh dari pantai Somalia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s